Senin, 13 April 2009

Padanjese – Kanuna Memanas

Senin, 13 April 2009

Palu- Warga Padanjese Kecamatan Palu Barat dan Warga Kanuna Kabupaten Donggala terlibat bentrok Ahad (12/4) kemarin malam. Akibatnya tiga warga Kanuna mengalami luka-luka terkena tembakan senapan angin. Satu warga lainnya luka terkena lemparan batu.

Pantauan dilapangan Ahad kemarin menyebutkan, tiga warga Kanuna yang terkena tembakan senapan angin itu masing-masing Tado, dan Mada. Keduanya mengaku tak mengetahui mana arah tembakan tersebut.
Tado mengaku dirinya selama ini tak punya musuh karena itu dirinya merasa heran menjadi sasaran penembakan. “Untungnya senjata angin kalau senjata api mungkin saya sudah mati,”katanya.
Puluhan warga di desa itu berkumpul di depan rumah. Mereka membentuk kelompok-kelompok dengan mata awas bila melihat warga yang datang.
Hingga tadi malam situasi dua desa di perbatasan wilayah Kota Palu dan Kabupaten Donggala, berlangsung tegang menyusul adanya isu pembakaran rumah warga di wilayah tersebut.
Puluhan warga berkonsentrasi di tapal batas kedua desa mempersenjatai diri dengan senjata tajam parang dan tombak.
Wartawan yang hendak mendekati lokasi kejadian dilarang masuk. Polisi melakukan itu karena daerah itu berbukit dan masih ada semak belukar. Diduga alam seperti itu menjadi tempat persembunyian warga untuk membidik musuhnya.
Belum diketahui secara pasti penyebab memasannya situasi di perbatasan desa, namun beberapa saksi mengaku ketegangan dipicu perseteruan anak muda kedua desa beberapa hari lalu.
Pada saat itu perkelahian massal antar warga kedua desa berhasil dicegah oleh petugas yang cepat mendatangi lokasi kejadian.
Polissi saat ini telah menempatkan satu satuan setingkat peleton (sst) anggota pengendali massa (dalmas) Polres Palu melakukan penjagaan di perbatasan kedua desa. (ahmad)

Tidak ada komentar: