Minggu, 10 Mei 2009

Kapolda Kritik Komnas HAM

PALU – Pembinaan untuk tidak melakukan kekerasan harus dimiliki oleh setiap individu. Kapolda Sulteng Brigjen Pol Suparni Parto di sela-sela peringatan Hari Anti Bentrok di lapangan Abadi Talise Sabtu (9/5), menegaskan kepedulian terhadap kekerasan menjadi tanggung jawab semua pihak termasuk Komnas HAM.

Menurut Kapolda, Komnas HAM juga harus paham masalah. Perwira tinggi dengan satu bintang di pundaknya itu, mengatakan Komnas HAM, jangan hanya tahu mengkritik aparat saja. Tetapi juga harus membina dan memberikan pemahaman kepada masyarakat, untuk tidak melakukan tindak kekerasan atau melakukan perlawanan kepada aparat keamanan. “Polisi tidak melakukan kekerasan kalau tidak ada perlawanan dari masyarakat,” kata Kapolda.

Kapolda, mencontohkan jika Polisi diberikan senjata untuk menembak ayam sudah jelas salah karena fungsi dan kegunaan senjata yang diberikan ke polisi bukan untuk menembak ayam tapi menembak manusia atau orang yang melanggar hukum.

“Polisi diberikan senjata bukan untuk menegakkan kepentingan ayam atau binatang, tetapi untuk penegakkan hukum yang dilanggar manusia. Tentunya tidak semena-mena, tetapi sesuai dengan Protap yang berlaku,” tegasnya.

Polisi kata Kapolda, harus kuat untuk bisa melindungi dan mengayomi masyarakat. Apakah polisi harus diam ketika terjadi perkelahian antar masyarakat. Sementara di sisi lain polisi harus menegakkan hukum. Jika masyarakat melakukan tindak kekerasan tentu yang bersalah harus ditindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku.

Kapolda meminta Hari Anti Kekerasan tidak hanya dilakukan pada saat peringatan hari anti kekerasan, tetapi setiap hari hendaknya dimaknai sebagai hari anti kekerasan. Semua pihak khususnya di Sulteng, kata Kapolda memiliki tanggung jawab untuk menyosialisasikan dan memberikan pendekatan kepada masyarakat khususnya di kalangan pemuda tentang makna anti kekerasan.

“Masalah keamanan dan ketertiban itu sebagai dasar dari semua pertumbuhan. Ekonomi akan tumbuh kalau kondisi aman, demokrasi akan tumbuh dengan pesat juga kalau aman,” tukasnya. (ron)

Tidak ada komentar: