Senin, 01-06-09 | 10:36 | 31
Penertiban Tambang Emas
KENDARI -- Sedikitnya 400 personil Brigadir Mobil (Brimob) Polda Sultra, hari ini rencananya akan diberangkatkan ke Bombana. Pengiriman itu dilakukan terkait permintaan Pemda setempat untuk menertibkan daerah tambang emas yang selama ini masih beroperasi. Alasan lain yakni terkait jadwal Pilpres Juli mendatang.
Komandan Satuan (Kasat) Brimob Sultra Abiyoso Seno Aji SIK disela-sela pelaksanaan penutupan pelatihan Kemampuan Pelopor Para Anggota Brimob Sultra di pantai Nambo, 30 Mei 2009 mengatakan bila personilnya diminta untuk membantu penertiban. "Kami akan turunkan sekitar 400 personil, jumlah tersebut jika dimungkinkan akan bertambah jika pemerintah setempat meminta lagi dan Polres Bombana juga akan turun membantu," katanya.
Para personil akan melakukan aksi penertiban sejak tanggal 1 sampai 5 Juni mendatang di daerah tambang emas. Namun jadwal itu bukanlah harga mati karena bisa saja berubah sesuai kondisi di lapangan. Sasaran utama dalam penertiban tersebut adalah masyarakat yang tidak memiliki izin tambang dan menetap di daerah itu tanpa izin.
Versi Abiyoso, pengosongan warga di arel tambang, didasarkan atas permintaan kepala daerah Bombana. Permintaan itu dikomunikasikan dengan Polres setempat dan ditindak lanjuti oleh Brimob Sultra. Tak hanya Brimob yang akan melakukan penertiban di Bombana, tapi personil TNI dan satuan Polisi Pamong Praja juga akan melakukan hal yang sama demi ketertiban dan kemanan wilayah Bombana sebagai salah satu daerah pemilihan presiden (pilpres).
"Mengenai teknis penertiban kami belum mendapatkan petunjuk lebih, saat ini yang kami pahami masih sebatas penertiban arel tambang, namun selebihnya belum ada informasi. Meski begitu, kami akan selalu siap mengutus personil kami ketika ada tambahan yang dibutuhkan oleh Polres Bombana," ungkapnya. ( kp )
Minggu, 31 Mei 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar